Simada News
Minggu, 31 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • News
  • Ekbis
  • Jagad Raya
  • Komunitas
  • Sudut Pandang
  • Simadagros
  • Asahan
  • Simada TV
Simada News
No Result
View All Result
Simada News
No Result
View All Result
  • SMSI
  • google news
  • News
  • Ekbis
  • Jagad Raya
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Labuhan Batu Raya
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • SimadaTV
ADVERTISEMENT
Home Sudut Pandang

Tolak Masa Jabatan Kades 8 Tahun!

Simadanews.com by Simadanews.com
13 Februari 2024 | 00:08 WIB
in Sudut Pandang
Share on FacebookShare on Twitter

SimadaNews.com-Revisi UU Desa telah sampai kepada tahap pembahasan tingkat I oleh DPRRI melalui Baleg dengan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri pada tanggal 6 Pebruari 2024 lalu.

Hasilnya menyetujui Revisi UU Desa untuk dilanjutkan kepada tahap pembahasan tingkat 2 yakni pengambilan keputusan rapat paripurna yang kabarnya akan diadakan pasca Pemilu 2024 mendatang.

Dalam kesepakatan yang menjadi poin krusial mengenai revisi masa jabatan Kepala Desa yang sebelumnya 6 tahun perperiode maksimal 3 periode menjadi 8 tahun per periode maksimal 2 periode.

JAMSU sebagai jaringan NGO yang konsen dalam isu desa dan demokrasi berpandangan bahwa genjotan pembahasan Revisi UU Desa ini terkesan memanfaatkan momentum politik yang tinggal hitungan hari, bukan hal substansial untuk kemajuan desa.

Hal ini jelas diakui oleh Koordinator
Nasional Desa Bersatu, Asri Anas menyebut pengesahan revisi UU Desa tidak lepas dari keluhan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia, dan tidak memungkiri bahwa mereka memanfaatkan momentum politik pemilu untuk menekan para legislator mengesahkan revisi UU Desa.

Bahkan ia menilai, DPR butuh suara desa dan desa butuh aspirasi mereka dikabulkan,
artinya ada simbiosis mutualisme politik. Sehingga tak mengherankan jika tak ada satupun fraksi parpol yang menolak wacana ini.

Lebih jauh kepentingan politik ini juga disinyalir tak terlepas adanya upaya memenangkan salah satu paslon capres-cawapres, sebab diketahui APDESI sebagai garda terdepan yang menyuarakan RUU Desa merupakan satu dari delapan organisasi kepala dan perangkat desa yang pamer dukungan kepada salah satu paslon untuk Pilpres 2024 melalui acara Desa Bersatu di
Stadium Gelora Bung Karno pada Minggu 19 November 2023 lalu.

Mengenai substansi penambahan masa jabatan Kepala Desa menjadi 8 tahun per periodenya, JAMSU menilai akan memperparah tindakan koruptif dalam penyelewengan anggaran desa, sebab
dengan masa jabatan 6 tahun perperiode Kepala Desa saat ini saja, sudah banyak kepala desa yang
tersandung korupsi.

Berdasarkan data Sentra Advokasi untuk Hak Dasar Rakyat (SAHdaR) Sumut, kasus korupsi di Sumut pada tahun 2023 meningkat 40 persen, dimana yang terbanyak adalah korupsi dana desa yang diketahui sebanyak 28 kasus.

Adapun aktor dalam korupsi dana
desa tersebut Kepala Desa 14,4 persen dengan jumlah 17 orang, Aparatur Desa 16,9 persen dengan jumlah yang terdiri dari Bendahara Desa, Sekretaris Desa. Sehingga apabila benar-benar diperlukan RUU Desa, seharusnya yang terpenting bukanlah untuk menambah masa jabatan Kepala Desa, melainkan penguatan sistem pengawasan pengelolaan anggaran dana desa itu
sendiri, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi sistem elektronik dan berintegritas.

JAMSU menilai masa jabatan kepala desa tidak substansial diperdebatkan apalagi menjelang pemilu 2024,karena persoalan desa sesungguhnya adalah minimnya kemampuan dalam mengelola sumber daya
dan keuangannya, ketidakbebasan kepala desa dalam mengelola serta adanya praktek korupsi dari supra desa untuk menggerogoti keuangan desa.

Pemilu 2024 ini dimanfaatkan menjadi jembatan bagi para politisi dan oligarki untuk
melanggengkan berbagai tindakan yang mencoba mengintervensi dan mengkooptasi desa dengan penambahan jabatan Kepala Desa agar memuluskan proyek-proyek strategis yang mengeksploitasi sumber daya alam di pedesaan.

Oleh karena itu JAMSU menyerukan, supaya
DPR RI dan pemerintah supaya membatalkan pembahasan revisi UU Desa, karena revisi
UU Desa pada dasarnya tidak mendesak dan terlihat jelas merupakan agenda gelap
politik menjelang pemilu 2024 untuk meraup suara, dan pelanggengan kekuasaan supra
desa untuk mengintervensi dan meng-kooptasi desa, dimana nantinya hal itu untuk
memuluskan proyek-proyek strategis yang mengeksploitasi sumber daya alam di
pedesaan.

Tolak masa jabatan 8 tahun perperiode sebab disinyalir kuat memperparah tindakan
koruptif atas penyelewengan dana desa, dan mencederai norma yang terdapat dalam
konstitusi sebagaimana dalam Pasal 7 UUD 1945 tentang pembatasan masa jabatan
presiden dan wakil presiden yang merupakan referensi dari seluruh pembatasan masa
jabatan eksekutif baik di tingkat pusat maupun daerah maka akan menciptakan
harmonisasi dan keadilan dalam sistem ketatanegaraan di Indonesia.

Menolak memobilisasi kepala desa untuk mendukung paslon tertentu yang berpotensi
penyalahgunaan. (snc/ril)

Share221Tweet138Pin50

Berita Terkait

Hermanto Hamonangan Sipayung, SH, CIM

Amnesti-Abolisi Hasto dan Lembong:  Bukan Sekadar Maaf tapi Peluang Koreksi Hukum

01/08/2025

PEMBERIAN  amnesti dan abolisi kepada Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong dalam kasus menyeret nama mereka ke dalam pusaran polemik hukum,...

PILKADA 2024, ANAK MUDA BISA APA?

02/07/2024

PEMILU  Tahun 2024 sudah selesai, sebentar lagi pemilihan kepala daerah yang hakikinya dilaksanakan sekali setiap lima tahun akan dimulai. Secara...

Aspek Positif dan Negatif dari Perubahan Umur Calon Presiden dan Wakil Presiden

04/06/2024

PEMILIHAN Presiden pertama kali di Indonesia bukan dari pemilihan umum yang langsung dipilih oleh rakyat. Pemilihan Presiden pada awal tahun...

Prof Dr Heri Budi Wibowo

Indonesia Menuju Swasembada Pangan dan Makan Siang Gratis dengan Modifikasi Cuaca

17/05/2024

KETAHANAN pangan menjadi salah satu sasaran program jangka Panjang pemerintah sampai tahun 2040 menuju Indonesia emas. Target utama dari ketahanan...

Pematangsiantar Butuh Pemimpin Berani dan Akses Alternatif Hadirkan Dana Pembangunan

16/04/2024

SimadaNews.com-Pemilihan kepala daerah, termasuk di Kota Pematangsiantar, menjadi sorotan pada tahun ini. Sejumlah calon wali kota potensial telah mulai muncul...

Selamat Datang Era Legitimasi Vs Legalitas

16/02/2024

PUJI Syukur pada Sang Ilahi ! Pemilu Serentak 2024 sampai saat ini berjalan sesuai agendanya.. Ternyata jnggulan pilihan politik perwakilan...

Berita Terbaru

News

Terlibat Kasus Pembunuhan, Oknum Polisi Divonis 9 Bulan Penjara, Istri Terdakwa: Tuhan Tidak Tidur

30 Agustus 2025 | 21:48 WIB
News

Mhd Dheny Saragih Terpilih Aklamasi jadi Ketua DPC Himapsi Kota Tebing Tinggi

30 Agustus 2025 | 18:11 WIB
News

Dari Tuntutan 16 Tahun, Joe Frisco Johan Justru Divonis Penjara Seumur Hidup

29 Agustus 2025 | 22:43 WIB
News

GMKI Siantar-Simalungun Kecam Tindakan Represif Polri yang Tewaskan Driver Ojol saat Aksi Demonstrasi

29 Agustus 2025 | 21:09 WIB
News

HUT ke-56, DPD IPK Simalungun Beri Santunan dan Sembako kepada Anak Yatim Piatu

29 Agustus 2025 | 18:11 WIB
News

Wesly Silalahi Terima Kunjungan Wakil Kepala BPS, Bahas Penguatan Data Statistik untuk Pembangunan

29 Agustus 2025 | 17:44 WIB
News

Kasus Penganiayaan Mandek di Polres Pematangsiantar, Propam Mabes Polri Turun Tangan

29 Agustus 2025 | 17:33 WIB
News

Bobby Perjuangkan Status Baru Danau Toba: Dari Badan Otorita ke KEK Pariwisata

29 Agustus 2025 | 11:29 WIB
News

Lapas Lubuk Pakam Gencar Razia Gabungan, Pertegas Komitmen Zero Halinar

29 Agustus 2025 | 06:56 WIB
News

Dishub dan Organda Simalungun Apresiasi Tes Urine Supir: “Langkah Penting Tekan Kecelakaan”

28 Agustus 2025 | 23:07 WIB
News

IPK Siantar Rayakan Ulang Tahun ke-56 dengan Aksi Sosial dan Solidaritas

28 Agustus 2025 | 21:55 WIB
News

Wesly Silalahi Tegaskan Komitmen Bersama Turunkan Stunting di Pematangsiantar

28 Agustus 2025 | 20:31 WIB
  • Redaksi
  • Terms
  • Policy
  • Pedoman

© 2018-2024 Simada News

rotasi barak berita hari ini danau toba

  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
  • slot gacor
No Result
View All Result
  • News
  • Ekbis
  • Jagad Raya
  • Komunitas
  • Sudut Pandang
  • Simadagros
  • Asahan
  • Simada TV

© 2018-2024 Simada News

rotasi barak berita hari ini danau toba

xnxx