SimadaNews.com-Tiga Dewan Pengurus Kabupaten Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba, Tawuran dan Anarkis (DPK-GAPENTA) yang ada di kawasan Danau Toba, yakni Toba Samosir (Tobasa), Tapanuli Utara (Taput) dan Humbang Hasundutan (Humbahas), berkomitmen membantu program pemerintah mengantisipasi peredaran narkoba, aksi tawuran dan anarkis.
Komitmen itu terungkap para pengurus 3 DPC itu menggelar rapat menyusun program kerja bersama, sekaligus pembubaran panitia pelantikan, Sabtu 12 Agustus di Sumur Huta Baginda Kecamatan Tarutung, Taput.
Ketua Panitia Pelantikan DPK GAPENTA Marlinang Butarbutar, pad kesempatan itu menyampaikan bahwa pelantikan kepengurusan 3 DPK GAPENTA yang berlangsung di Pendopo Bupati Tobasa pada 4 Oktober 2019 lalu, berjalan baik dan lancar.
Dia menyebutkan, kehadiran GEPENTA di Kawasan Danau Toba, khususnya di Tobasa sangat memotivasi pengurus DPK GEPENTA yang peduli akan masa depan generasi yang akan datang.
Marlinang mengaku tertarik dan terlibat di GEPENTA, berangkat dari pemikiran bahwasannya Kawasan Danau Toba merupakan salah satu destinasi wisata yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, melalui Peresiden Jokowi. Dimana berjuta wisatawan yang akan datang ke Kawasan Danau Toba.
Dalam hal ini, lanjut Marlinang, tidak menutup kemungkinan para wisatawan akan membawa pengaruh baik positif maupun negatif.
“Saya mempunyai anak yang kategori usia labil. Namun, saya tidak ingin anak saya terlibat dalam Narkoba, Tawuran dan Anarkisme. Maka saya peduli dengan kehadiran GEPENTA di Tobasa. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan memback up keberlangsungan generasi penerus tanpa Narkoba, Tawuran an Anarkisme?,” ujar Marlinang.
Dia berharap, agar pemerintah dapat bekerjasama dengan GAPENTA, sekaligus bermitra.
“Sebenarnya ini programnya pemerintah dalam memberantas Narkoba, Tawuran Dan Anarkisme. Namun, tidak menutup kemungkinan kehadiran masyarakat melalui GEPENTA, untuk bersama-sama dalam mewujudkan kegiatan tersebut dengan pemerintah. Artinya pemerintah merupakan bagian dari mitra kerja GEPENTA,” pungkasnya.
Hal senada juga diungkapkan Ketua DPK GEPENTA Taput Paffi Sihombing. Dia menegaskan, pengurus GEPENTA harus mengadakan kerjasama dengan pemerintah dan berbagai stakeholder lainnya.
“Pemerintah adalah mitra kerja kita. Maka sinergitas perlu dibangun antara GEPENTA dan Pemerintah. Jadi selayaknya kita jangan menjadi pesimis dalam mewujudkan rencana program kegiatan. Mari saling bahu membahu antara sesama pengurus DPK Gepenta di 3 Kabupaten ini. Bahkan kalau bisa, Kabupaten Samosir juga harus kita libatkan. Karena kabupaten tersebut merupakan bagian dari Tapanuli Raya,” ujarnya.
Sedangan Ketua DPK GAPENTA Tobasa Adi Marbun, mengajak masing-masing pengurus DPK GEPENTA agar tidak pesimis dalam menjalankan kegiatan program.
Begitu juga dengan Ketua DPK GAPENTA Humbahas Tampubolon, menyatakan sebenarnya kehadiran GEPENTA lebih terhadap masyarakat luas.
“Sebagai pengurus hanya sekedar menjalankan kegiatan program saja. Karena Narkoba memang sangat berbahaya terhadap semua kalangan masyarakat, terkhusus pada kalangan generasi muda. Makanya saya juga tertarik dan ingin terlibat langsung dalam kepengurusan DPK GEPENTA Humabahas,” kata Tappubolon.(snc)
Editor: Hermanto Sipayung


