SimadaNews.com– Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) melakukan seminar nasional dan deklarasi “Kita Indonesia” berthema “Peran Milenial Dalam Meyukseskan Pemilu yang Jujur dan Damai”, Sabtu (13/4) di Aula Universitas HKBP Nommensen Siantar.
Kegiatan itu merupakan kerjasama Pengurus Pusat PMKRI yang memberikan kepercayaan kepada PMKRI Pematangsiantar sebagai tuan rumah.
Ketua pelaksana, Edis Galingging, menyampaikan terselenggaranya kegiatan itu sebagai partisipasi para generasi muda dalam menciptakan pemilu yang jujur dan damai. Selain itu, mengajak generasi muda dan seluruh masyarakat untuk dapat menjaga kebhinekaan Indonesia, keutuhan dan persatuan Indonesia.
Ketua Presidium PMKRI Pematangsiantar, Alboin Cristoveri Samosir, mengatakan, kaum muda dan mahasiswa hendaknya senantiasa peka terhadap kondisi sosial politik bangsa.
Maraknya fragmentasi sosial yang terjadi di masyarakat harus menjadi PR bersama. Dan tahun politik yang sedang berlangsung, jangan sampai merusak dan memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa.
“Kita selaku kaum muda harus senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat, mampu mengedukasi masyarakat terkait dengan menciptakan situasi yang adil, damai, dan jujur terutama saat tahun politik,” ajak Alboin.
Saat pemaparan materi, Sekretaris Jendral PMKRI Pusat, Thomson Sabungan Silalahi, menyampaikan, dalam menentukan pilihan kaum milenial harus mengajukan beberapa pertanyaan yakni, aksi apa yang akan dilakukan oleh calon terkait dengan perang nuklir, perubahan iklim, disrupsi teknologi, dan apa visi besar Indonesia Tahun 2040.
Pertanyaan tersebut bukanlah tanpa alasan mengingat, kini begitu dekat dengan era perubahan dan sedang mengadapi Revolusi Industri 4.0.
Menurutnya, visi misi besar tidak hanya tentang Indonesia kini tetapi bagaimana Indonesia di masa yang datang. Dan yang terpenting jangan memilih paslon yang menempel baliho, poster atau spanduknya di pohon karena berpotensi merusak lingkungan.
Selain Thomson, tokoh yang hadir sebagai narasumber ada Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Prof Dr Sanggam Siahaan, Ketua KPU Pematangsiantar, Daniel Dolok Sibarani, Kasubbag Humas Polresta Siantar Resbon Gultom. (soemardi/snc)


