• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsRegional

Persaingan Kian Ketat, Sekarang Masanya Adu Keterampilan

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
31 Desember 2019 | 16:35 WIB
Rubrik: Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam negeri kian urgen untuk dilakukan. Negara Indonesia dan negara-negara lainnya kini saling berhadapan dalam era persaingan yang semakin ketat.

Tak hanya urusan ekonomi, persaingan antarnegara juga menyentuh aspek sumber daya manusianya (SDM).

Dalam kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Al-Fadllu 2, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin 30 Desember 2019, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa saat ini dunia usaha dan dunia industri di banyak negara tak hanya menjadikan ijazah sebagai satu-satunya faktor penentu. Sebab, hal utama yang dibutuhkan ialah keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Maka, kini SDM Indonesia dituntut untuk beradu keterampilan dengan SDM-SDM dari negara lain.

“Semua negara sekarang ini memang persaingannya ada di situ, bukan ijazahmu apa. Bukan adu ijazah sekarang ini, tapi adu keterampilan, adu skill, adu kompetensi,” ujarnya.

“Inilah sekarang yang hampir semua negara mengasah skill, mengasah keterampilan, (pendidikan) kejuruan diangkat,” kata Presiden Jokowi.

Hal tersebut menimbulkan tantangan tersendiri bagi Indonesia. Menurut Kepala Negara, banyak ditemukan bahwa kemampuan lulusan yang ada saat ini menjadi kurang terserap dunia usaha dan industri karena dinilai kurang relevan dengan kebutuhan industri.

Sebaliknya, seringkali dunia usaha juga mengalami kesulitan akan suplai tenaga kerja dengan kualifikasi kompetensi yang dibutuhkan akibat minimnya pelatihan bagi para lulusan maupun calon tenaga kerja.

“Oleh sebab itu yang namanya BLK (Balai Latihan Kerja) Komunitas ini semoga nanti bisa menyambungkan. Misalnya Bank Mandiri Syariah butuh teknisi programming, pondok pesantren di sini menyiapkan itu,” tuturnya.

Dalam kunjungannya itu, Presiden meresmikan BLK Komunitas di Pondok Pesantren Al-Fadllu 2 untuk meningkatkan kompetensi SDM yang ada, utamanya di lingkungan pondok pesantren. Melalui program tersebut, pemerintah hendak mengupayakan peningkatan angkatan kerja yang terampil dan berkualitas yang dapat memenuhi kebutuhan industri.

“BLK Komunitas sudah kita coba sebanyak 50 BLK di 2017, 75 BLK di 2018, di 2019 kurang lebih 1.000 meskipun yang jadi 980-an. Nanti tahun depan, 2020, lipat dua kali menjadi 2.000,” kata Presiden.

Dengan adanya BLK ini yang ke depannya akan semakin diperbanyak di seluruh wilayah Indonesia, Presiden juga berharap agar para santri dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan dengan baik.

“Saya yakin kalau training BLK Komunitas ini berjalan baik akan bisa bersinergi dengan perusahaan-perusahaan, perbankan syariah, dan lembaga keuangan. Kita berharap BLK Komunitas bisa menjadi tempat di mana pembangunan sumber daya manusia Indonesia itu dimulai,” tandasnya.

Hadir dalam acara peresmian BLK tersebut di antaranya Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Pariwisata Wishnutama, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (snc)

Sumber:BPMI Sekretariat Presiden

Editor:Hermanto Sipayung

Tokoh

Kwarcab Gerakan Pramuka Simalungun Gelar Muscab 2026, Mixnon Andreas Simamora Terpilih sebagai Ketua

25 Juni 2026 | 20:59 WIB
Ekbis

Buka Rakerda KADIN 2026, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi untuk Bangkitkan Ekonomi Daerah

25 Juni 2026 | 20:20 WIB
Peristiwa

Pastikan Tepat Sasaran, Pangulu Naga Jaya II Pantau Distribusi Bantuan Pangan

25 Juni 2026 | 19:42 WIB
Peristiwa

Tak Sekadar Berbagi Sembako, Jajaran Polres Pematangsiantar Tanamkan Semangat dan Disiplin pada Anak Panti Asuhan

25 Juni 2026 | 17:59 WIB
Peristiwa

Dugaan Penyebaran Video Asusila, Dua Warga Bintang Bayu Kembali Dipanggil Polres Sergai

25 Juni 2026 | 13:03 WIB
Sudut Pandang

Pasar Dwikora Terbakar, Akademisi Bongkar Kelemahan Pemko Siantar dalam Mitigasi Bencana

25 Juni 2026 | 10:41 WIB
Sudut Pandang

Dukung Program Siantar Cerdas, Disdik Pematangsiantar Benahi Fasilitas dan Tingkatkan Mutu Sekolah Negeri

24 Juni 2026 | 22:32 WIB
Peristiwa

Oknum Perangkat Desa Bandar Betsy I Jadi Sorotan, Diduga Tetap Tempati Rumah Dinas Kebun Meski Suami Sudah Dipindah Tugas

24 Juni 2026 | 19:45 WIB
Peristiwa

Camat Siantar Utara Pimpin Pembongkaran Lapak PKL, Drainase Pasar Dwikora Segera Dibenahi

24 Juni 2026 | 14:47 WIB
Peristiwa

Dua Pria Pemilik Sabu dan Ekstasi Tak Berkutik saat Ditangkap

24 Juni 2026 | 13:40 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto