SimadaNews.com-Di tengah maraknya produk susu formula dengan berbagai klaim “unggulan”, orang tua kini diingatkan untuk tidak sekadar terpikat promosi.
Dokter spesialis anak menegaskan, keputusan memilih susu formula harus didasarkan pada pemahaman komposisi, bukan janji di label depan.
Dokter spesialis anak, dr. Reza Fahlevi, Sp.A(K), mengungkapkan masih banyak orang tua yang keliru saat menentukan pilihan susu untuk anak.
Menurutnya, kemasan depan sering kali hanya menampilkan klaim pemasaran yang belum tentu mencerminkan kualitas utama produk.
“Sekarang memilih susu formula tidak cukup hanya melihat klaim seperti tinggi kalsium atau dukung imun. Yang jauh lebih penting justru ada di daftar komposisinya,” ujarnya.
Ia menekankan, bagian komposisi sering diabaikan, padahal di situlah informasi paling krusial tersimpan. Urutan bahan dalam daftar tersebut bukan tanpa arti semakin awal disebutkan, semakin besar kandungannya dalam produk.
“Urutan bahan mencerminkan jumlah terbesar dalam produk,” jelasnya.
Fenomena ini menjadi sorotan karena banyak orang tua cenderung langsung percaya pada label depan tanpa membaca detail kandungan. Padahal, pemilihan susu formula yang kurang tepat bisa berdampak pada asupan nutrisi anak.
Dalam konteks tumbuh kembang, susu formula memang dapat menjadi salah satu sumber nutrisi pendukung jika digunakan secara tepat dan sesuai kebutuhan anak. Namun, ketelitian dalam memilih menjadi kunci agar manfaatnya optimal.
Pesan tegas pun disampaikan: orang tua harus lebih kritis, teliti, dan tidak terburu-buru dalam menentukan pilihan. Membaca label secara menyeluruh bukan lagi pilihan, melainkan keharusan di tengah gempuran produk dengan berbagai klaim menarik.
Di era informasi yang serba cepat, keputusan sederhana seperti memilih susu formula ternyata membutuhkan literasi yang tidak sederhana.
Orang tua dituntut lebih cermat demi memastikan setiap tetes yang dikonsumsi anak benar-benar memberi manfaat, bukan sekadar janji di kemasan. (SNC)

