SimadaNews.com–Rumah Sakit (RS) Murni Teguh Horas Insani Pematangsiantar menerima penghargaan bergengsi World Stroke Organization (WSO) Angels Award Diamond, Senin (20/04/2026).
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kualitas layanan penanganan stroke yang cepat, tepat, dan sesuai standar internasional.
Penganugerahan tersebut berlangsung di lantai 4 RS Murni Teguh Horas Insani, Jalan Medan, Kelurahan Naga Pitu, Kecamatan Siantar Martoba.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdako, Dedy Tunasto Setiawan, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
Ia menilai penghargaan ini bukan hanya kebanggaan bagi rumah sakit, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kota Pematangsiantar.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di Kota Pematangsiantar telah memenuhi standar internasional, khususnya dalam penanganan stroke secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Menurutnya, stroke merupakan salah satu tantangan besar dalam dunia kesehatan yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, serta koordinasi lintas tenaga medis. Karena itu, capaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan di daerah tersebut.
Direktur Operasional PT Murni Sadar Tbk, dr Jong Khai MARS, menekankan bahwa stroke merupakan penyakit mematikan yang juga dapat menyerang usia produktif dan menyebabkan kecacatan jika tidak ditangani dengan baik.
Ia menjelaskan, WSO mendorong rumah sakit untuk meningkatkan layanan stroke akut, termasuk melalui deteksi dini gejala dan pemberian terapi cepat seperti trombolisis untuk meluruhkan sumbatan pembuluh darah.
“Edukasi kepada masyarakat sangat penting, bahkan bisa dimulai sejak siswa sekolah dasar. Anak kelas 4 SD sudah dapat memahami gejala stroke,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa pengobatan stroke telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Sementara itu, Konsultan WSO Angels wilayah Jakarta dan Sumatera, dr Henny Pristiwa Oktaviani, menyebutkan sejak program ini masuk ke Indonesia pada 2017, sekitar 150 rumah sakit telah menerima penghargaan serupa.
Ke depan, jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga lebih dari 500 rumah sakit, dengan dukungan pemerintah daerah dan peningkatan edukasi masyarakat.
Direktur RS Murni Teguh Horas Insani, dr Herman Ramli, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari pengembangan layanan stroke terpadu yang dimulai sejak Juli 2025 melalui pelatihan Code Stroke dan penguatan sistem Emergency Medical Service (EMS).
Dalam periode Oktober 2025 hingga Maret 2026, rumah sakit ini telah menangani 32 pasien Code Stroke, dengan 13 pasien berhasil mendapatkan terapi trombolisis dengan hasil klinis yang baik.
Keberhasilan tersebut didukung oleh tim multidisiplin yang terlatih, meliputi dokter IGD, spesialis neurologi, radiologi, tim farmasi, laboratorium, hingga layanan ambulans dan registrasi.
“Kolaborasi ini memungkinkan percepatan diagnosis dan tindakan, terutama dalam mencapai golden period terapi trombolisis yang sangat menentukan keberhasilan penanganan stroke,” jelasnya.
Ia menegaskan, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan layanan berbasis evidence dan standar internasional, sekaligus memperluas edukasi masyarakat mengenai deteksi dini stroke.
Dengan sinergi antara tenaga kesehatan dan masyarakat, RS Murni Teguh Horas Insani optimistis kualitas hidup pasien stroke dapat meningkat dan angka kecacatan serta kematian akibat stroke dapat ditekan, khususnya di wilayah Sumatera Utara. (SNC)
Laporan: Sabarudin Purba


