SimadaNews.com-Di tengah padatnya aktivitas dan hiruk pikuk perkotaan, sebuah sudut tenang di kawasan Haranggaol Horisan mulai mencuri perhatian wisatawan lokal.
Namanya Sirukkungan, kawasan alami yang berada di Nagori Purba Pasir, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Belakangan ini, lokasi tersebut ramai diburu warga yang ingin “kabur sejenak” dari rutinitas. Hamparan air Danau Toba yang tenang, bebatuan alami di pinggir pantai, serta panorama pulau kecil di tengah danau menjadikan tempat ini dijuluki sebagai spot healing baru favorit masyarakat.
Perjalanan menuju lokasi memang tidak singkat. Dari Kota Medan dibutuhkan waktu sekitar tiga jam perjalanan darat, sementara dari Kota Pematangsiantar sekitar dua jam. Namun rasa lelah seakan langsung terbayar begitu tiba di kawasan Sirukkungan.
Udara sejuk khas pegunungan, langit biru tanpa polusi, dan suasana yang masih alami menjadi daya tarik utama.
“Kalau sore cantik kali pemandangannya. Sunset pas jatuh di belakang pulau kecil itu. Anak-anak berenang, kami bakar ikan sambil santai,” ujar seorang pengunjung asal Pematangsiantar saat menikmati akhir pekan bersama keluarganya.
Tak hanya untuk bersantai, kawasan ini juga mulai ramai dipakai untuk camping, gathering komunitas, hingga lokasi berburu konten media sosial. Banyak anak muda datang membawa kamera untuk mengabadikan momen matahari terbenam di tepian Danau Toba.
Berbeda dengan destinasi wisata yang sudah padat bangunan dan fasilitas modern, Sirukkungan justru menawarkan nuansa alami yang masih terjaga. Pepohonan rindang, pantai berbatu, serta suara deburan ombak danau menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Melihat semakin banyak wisatawan berdatangan, warga sekitar mulai memanfaatkan peluang ekonomi. Sejumlah lapak sederhana hingga penyewaan tenda perlahan bermunculan, meski pengelolaannya masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat Nagori Purba Pasir.
Meski demikian, wisatawan tetap diminta berhati-hati saat berkunjung. Kondisi jalan menuju lokasi masih berupa jalan desa sehingga kendaraan pribadi yang prima lebih disarankan.
Selain itu, fasilitas umum seperti toilet dan tempat sampah masih terbatas. Pengunjung diimbau menjaga kebersihan dengan tidak meninggalkan sampah di area wisata.
Saat malam hari, angin Danau Toba juga bisa bertiup cukup kencang. Aktivitas api unggun maupun bakar-bakar ikan diharapkan tetap diawasi demi keamanan bersama.
Pemerintah Nagori Purba Pasir berharap kawasan Sirukkungan dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan baru tanpa merusak kelestarian alamnya.
Jika dikelola serius, kawasan ini dinilai berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat Haranggaol Horisan sekaligus menambah daftar wisata alam tersembunyi di Kabupaten Simalungun.
INFO SINGKAT
Lokasi: Sirukkungan, Nagori Purba Pasir, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun
Aktivitas Favorit: Camping, berenang, bakar ikan, fotografi, gathering komunitas
Waktu Tempuh: ±3 jam dari Medan, ±2 jam dari Pematangsiantar
Tips Wisata: Datang sore hari untuk menikmati sunset, bawa kantong sampah sendiri, dan waspadai angin malam Danau Toba. (SNC)
Laporan: Soemardi Sinaga


