• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/

slot gacor

Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeSudut Pandang
Immanuel Hutapea

Immanuel Hutapea

Bentengi Diri Kita dari Hoax

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
9 Februari 2019 | 00:13 WIB
Rubrik: Sudut Pandang
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Membentengi diri dari berita hoax, yakni dengan cara bijak tidak mudah terprovokasi, dan melakukan cek ricek sebelum menyebarkan informasi yang diperoleh.

Hal itu disampaikan salah seorang inisiaitor Relawan  Aliansi Jokowi-Ma’aruf Amin (ALJAMIN) Nusantara, Immanuel Hutapea, kepada SimadaNews, Jumat (8/2).

Immanuel menuturkan, cara sistematika dalam menghadapi isu hoax dan informasi di masyarakat, yakni dengan mengecek langsung di lapangan. Pastikan dan yakinkan kebenaran informasi itu.

Immnuel menyarankan, apabila masih ragu terhadap berita yang diperoleh, sebaiknya tidak menyebarkan agar bisa terkendali di masyarakat.

“Kalau membaca media, lihat media yang kompeten. Jangan media abal-abal,” sarannya.

Dia menambahkan, media abal abal artinya media yg dibuat khusus hanya untuk memberitakan berita hoax.

“Saat ini kita memasuki era perang asimetri. Dalam perang ini tidak memerlukan kekuatan militer untuk mencapai tujuan. Salah satu cara yang digunakan adalah melalui hoax, adu domba dan ujaran kebencian,” sebut Imanuel.

Agar tidak mudah terprovokasi, lanjut Immanuel,   cerdas dan bijak atas semua info dan berita.

Dia menambahkan, istilah “Kecebong dan Kampret” juga tidak tidak baik buat keutuhan Bangsa. Sebab, tujuan istilah ini hanya ingin memecah belah.

“Sebaik penggunaan istilah ini kita hilangkan segera,” pungkas Immanuel. (noe/snc)

Peristiwa

Pisah Sambut Dandim 0210/Tapanuli Utara, Bupati Samosir Harapkan Sinergi Forkopimda Semakin Solid

25 Juli 2026 | 00:08 WIB
Peristiwa

Budiman Silalahi jadi Kepala BPBD Simalungun Gantikan Resman Saragih

24 Juli 2026 | 23:27 WIB
Ekbis

Kolaborasi Pemko dan Dunia Usaha, Job Fair Pematangsiantar Sediakan 939 Lowongan Kerja

24 Juli 2026 | 21:16 WIB
Peristiwa

Dibangun, 5 Km Ruas Jalan Gonting-Janji Samosir Berbiaya Rp27,85 Miliar

24 Juli 2026 | 19:42 WIB
Peristiwa

Wisuda 360 Peserta Sekolah Lansia Tangguh, Bupati Simalungun: “Semangat Belajar Tidak Pernah Dibatasi Oleh Usia”

24 Juli 2026 | 17:51 WIB
Peristiwa

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Satlantas Polres Simalungun Koordinasikan Rehab Taman Lalu Lintas TK Tunas Bangsa Bersama PTPN IV

24 Juli 2026 | 16:59 WIB
Peristiwa

Ditangkap, Pria Terduga Pengedar Sabu di Kotapinang

24 Juli 2026 | 15:16 WIB
Sudut Pandang

Audensi dengan Bupati Labusel, Cipayung Plus Labuhanbatu Raya Siap Jadi Mitra Strategis Pembangunan

24 Juli 2026 | 12:04 WIB
Peristiwa

Miliki Ganja, Sabu dan Ekstasi, Dua Pria Warga Simalungun Ditangkap di Siantar

24 Juli 2026 | 11:08 WIB
Peristiwa

Vanessa Pemain Film “Horas Amang” Jadi Korban KDRT, Tolak Berdamai dengan Suaminya

24 Juli 2026 | 10:18 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

slot gacor

slot gacor