SimadaNews.com-Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat Universitas Simalungun (USI), melakukan aksi peduli monyet yang ada di Jalan Siantar-Parapat.
Ketua Komisariat GMKI USI Harry David Levi Lingga, menuturkan, aksi itu dilakukan atas keprihatinan banyaknya monyet yang tewas meregang nyawa saat mengambil makanan yang dilemparkan pengendara yang melintas di Jalan Siantar-Parapat.
“Kita menghargai niat baik pengendara yang melempar makananan, supaya diambil monyet. Tapi sayangnya, itu membahayakan hewan-hewan itu,” kata Harry Lingga, Kamis 24 Oktober 2019, di sela-sela aksi mereka.
Hal senada dikatakan Sekretaris GMKI Komisariat USI Armada Prawira Gautama Simorangkir. Dia menyebutkan, kader-kader GMKI terpanggil untuk melakukan aksi peduli Monyet dengan mengimbau para pengguna jalan melalui pemasangan spanduk larangan, agar tidak melemparkan makanan kepada monyet di pingir jalan, namun diberi makan langsung ke penangkaran yang juga merupakan objek wisata di Sibaganding Parapat.
Tujuannya, supaya monyet yang berada di pinggir jalan kembali ke penangkaran karena sudah tidak ada lagi orang yang melemparkan makanan ke jalan.
Selain menghimbau melalui spanduk yang dipasang di sekitaran penangkaran monyet, pengurus dan kader GMKI Komisariat USI juga memberi makan monyet dengan membawa sebanyak 69 sisir pisang.
“Pemberian makanan langsung dilakukan pengurus dan kader GMKI USI langsung ke kepenangkaran monyet di Sibaganding Parapat,” tambah Wakil Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan GMKI Komisariat USI Ray Amantharo Saragih.

Di tempat yang sama, Lenti Sofanta Sinaga yang merupakan Wakil Ketua Bidang Pendidikan Kader dan Kerohanian GMKI Komisariat USI, mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan komisariat USI menunjukkan bahwa kepedulian manusia bukan hanya peduli terhadap sesama manusia saja tetapi perduli dan peka terhadap lingkungan dan ciptaan Tuhan yang ada didunia, salah satunya kepedulian terhadap hewan.
“Aksi peduli monyet menunjukkan bahwa kader-kader GMKI Komisariat USI tidak hanya aktif di perkuliahan, namun mengaplikasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Tri Panji GMKI, dalam pengabdian masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ungkapnya
Pengelola penangkaran monyet yang akrab disapa Pak Manik, mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada pengurus dan kader GMKI Komisariat USI, atas kepedulian terhadap monyet monyet di jalan lintas Parapat.
“Kegiatan yang dilakukan kader-kader GMKI, dapat membuat Objek wisata penangkaran monyet banyak dikunjungi wisatawan, karena pengguna jalan tidak lagi memberi makan di jalanan namun langsung memberi makan monyet di enangkaran,” akunya.
Mervi Lubis, salah satu kader GMKI Komisariat USI, mengucapkan terimakasih kepada Pengurus GMKI Komisariat USI masa bakti 2019-2020 yang telah menginisiasi dan mencanangkan kegiatan itu.
Dia berharap, nantinya masyarakat pengguna jalan dapat mengindahkan imbauan yang telah dibuat agar nantinya dengan kegiatan itu penangkaran monyet yang merupakan objek wisata di sibadanding Parapat dapat kembali dikunjungi banyak wisatawan. (snc)
Laporan : Harry Lingga
Editor : Hermanto Sipayung


