SimadaNews.com – Semangat gotong royong masyarakat Nagori Dolok Marawa, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, kembali terlihat melalui pengerjaan jalan penghubung yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak.
Pembangunan jalan tersebut dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat bersama sejumlah pengusaha yang berasal dari Nagori Dolok Marawa, karena selama ini Pemkab Simalungun dianggap tidak peduli untuk memperbaiki jalan yang sudah puluhan tahun rusak.
Beberapa tokoh yang turut memberikan dukungan di antaranya Lindo Sipayung, Maringan Manihuruk, serta sejumlah pengusaha dan warga lainnya.
Upaya perbaikan akses jalan itu juga mendapat bantuan alat berat berupa mini excavator yang disumbangkan perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah tersebut.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Direktur Utama PT BOSS, Dolik Saragih, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat.
Salah seorang Tokok Nagori Dolok Marawa, Surya Susanto Sipayung, Minggu 7 Juni 2026, menyebutkan selama ini warga Nagori Dolok Marawa yang hendak bepergian ke luar daerah maupun menuju ibu kota kecamatan harus melalui Nagori Dolok Saribu Bangun.
Akses yang digunakan merupakan jalan alternatif yang melintasi areal perkebunan sawit milik masyarakat dengan kondisi yang kerap berlumpur, terutama saat musim hujan.
Kondisi tersebut, dinilai Surya, sangat menyulitkan mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan.
“Karena itu, pembangunan jalan secara swadaya menjadi solusi yang diharapkan mampu membuka akses yang lebih layak dan memperlancar konektivitas warga dengan wilayah lain,” katanya.
Dia menambahkan, nasyarakat berharap pengerjaan jalan tersebut dapat segera rampung sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan efisien.
Selain meningkatkan aksesibilitas, keberadaan jalan yang memadai juga diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Nagori Dolok Marawa dan diharapkan bisa memperlancar akse menuju Objek Wisata Tinggi Raja. (SNC)

