• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsRegional

Petani Sukabakti Cianjur Jadi Percontohan Tanam Padi Saat Kemarau

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
20 September 2019 | 13:10 WIB
Rubrik: Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com– Memasuki musim kemarau, sebagian besar daerah lahan pertanian di Cianjur mulai mengering, tidak banyak aktifitas yang dilakukan oleh petani disana. Namun, pemandangan berbeda terlihat saat pada aktivitas kelompok tani Mekarsari di Sukabakti Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur.

Petani bersama Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, Kementerian Pertanian (Kementan) dan TNI nampak sibuk mengolah lahan sawah yang kering. Berbekal mesin pompa dan selang, petani menyedot air yang bersumber dari aliran kali disekitar daerah tersebut.

Petani melakukan penyiraman lahan agar mudah dibajak menggunakan traktor dan cultivator. Setelah melakukan penyiraman, dilakukan gerakan percepatan tanam (gertam) padi Gowah (Gogo Sawah) bantuan dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan.

Menanam padi gowah adalah hal baru bagi petani di desa ini, biasanya petani menanam padi menunggu hujan , sawah tergenang barulah mereka menyemai benih.

“Biasanya kami kalau musim kering gini nunggu ujan aja. Walaupun air mah ada, cuma kan pompa tidak ada dan tidak biasa juga karena nanemkan biasanya harus becek, baru tau kalo nanem padi tidak harus nunggu airnya banyak,” ujar Sutarman, Ketua Kelompok Tani Mekarsari di Sukabakti Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur, Jumat 20 September 2019.

Biasanya, Sutarman menyemai menunggu lahan basah baru mulai menyemai yang membutuhkan 25 hari untuk tanam. Dengan metode tabur benih langsung (tabela) bisa menghemat waktu, dan memotong proses tanam dan menghemat biaya produksi.

Pengawalan Tanam

Menanam padi di saat musim kering ini memang masih menjadi hal yang tidak biasa di kalangan petani seperti Sutarman dan anggotanya. Untuk itu Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur dan Kementan terus mengawal dan mengedukasi tentang budidaya padi Gowah ini.

“Gerakan ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap petani, jika tidak tanam dikhawatirkan penghasilan bapak/ibu berkurang. Untuk air Kementan akan bantu pompa dan selang. untuk olah lahanpun kita akan turunkan traktor dan cultivator untuk mempercepat proses olah lahan,” kata Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan Kabupaten Cianjur, Henny Iriani Winata.

Henny mengungkapkan, dalam minggu ini Kementan akan mengalokasikan 2 buah unit pompa dan 200 meter selang air untuk untuk pengairan di desa sehingga dari total dari 150 Ha sawah di desa ini bisa teraliri air. Ke depan Dinas pertanian akan mengusulkan alokasi tambahan bantuan ke Kementerian pertanian untuk bantuan Traktor dan Cultivator.

“Dengan percepatan ini nanti kedepan tanam bisa serentak, panen bisa serentak, jangan adalagi sejengkal tanah yang tidak tertanami, ini kan untuk peningkatan pendapatan bapak/ibu petani semua,” ungkapnya.

Henny meminta agar di desa tersebut dibentuk Unit Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) agar jika ada bantuan dari Kementan alat tersebut mudah di mobilisasi.

“Dan yang terpenting lagi, setiap kelompok tani bisa mendapatkan manfaat dari alat tersebut dan terawat,” tegasnya. (snc)

Sumber: Humas Kementan

Editor: Hermanto Sipayung

Peristiwa

Tak Hanya Kehilangan Dagangan, Korban Kebakaran Pasar Dwikora Kini Berjuang Melawan Trauma

22 Juni 2026 | 22:03 WIB
Peristiwa

Simalungun Tampil Sendiri dari Sumut di PENAS XVII Gorontalo

22 Juni 2026 | 21:29 WIB
Ekbis

BTN dan Pemkab Samosir Berkolaborasi, Kredit UMKM Nol Persen hingga Rp100 Juta Siap Digulirkan

22 Juni 2026 | 20:09 WIB
Ekbis

Rupiah Bangkit di Awal Pekan, Dolar AS Tergeser dari Posisi Dominan

22 Juni 2026 | 12:22 WIB
Peristiwa

Alumni UHKB Nommensen Pematangsiantar Diminta Jadi Generasi Unggul, Berkarakter, dan Berdampak

20 Juni 2026 | 20:33 WIB
Peristiwa

Residivis Narkoba Kembali Dibekuk, Polres Tebing Tinggi Sita 18,47 Gram Sabu

20 Juni 2026 | 19:47 WIB
Pesona

Tiga Dermaga Resmi Jadi Aset Pemkab Samosir, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata Danau Toba

20 Juni 2026 | 15:15 WIB
Peristiwa

Truk Fuso Milik PTPN IV Terlibat Kecelakaan dengan Sepeda Motor di Simarimbun, Pengendara Luka-luka

20 Juni 2026 | 10:48 WIB
Peristiwa

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora Parluasan Diverifikasi, Pemko Siantar Percepat Penyaluran Bantuan

20 Juni 2026 | 08:44 WIB
Pesona

Vandiko Gultom Resmikan Bengkel Kapal Permanen Pertama di Danau Toba, Keselamatan Pelayaran Makin Terjamin

19 Juni 2026 | 22:42 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto