SimadaNews.com- Isu terkait politik Indentitas yang saat ini membumi di bumi Pertiwi kian melekat. Dimana kadang kala elit politik memakai hal tersebut untuk memenangkan dirinya dalam kontestasi dan atau Pemilihan Legislatif maupun kepala daerah.
Menanggapi itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bidang Politik , Bung Maman menanggapi politik identitas sudah pernah dipakai, sebab sudah ada saat masa penjajahan.
Bung Maman menjelaskan, Tujuan kelompok indentitas itu perlu. Sebab menurutnya dengan analogi masyarakat Indonesia adalah negara bhinneka tunggal Ika.
“Tujuan dari kelompok identitas tersebut dalam menggunakan politik identitas itu yang perlu dicermati, baik atau buruknya untuk keberlanjutan negara Republik Indonesia dalam bingkai persatuan dalam budaya, bahasa dan kesatuan dalam ekonomi,” kata bung Maman kepada jurnalis Simadanews.com, Kamis,1 Desember 2022.
Masih kata Maman, menurut sudut pandangnya Politik Indentitas yakni kesamaan cerminan diri dari beberapa orang yang berusaha mencapai kehidupan yang lebih baik.
” Dalam konteks negara Indonesia, hal tersebut sudah pernah dilalui yaitu era pra kemerdekaan. Kala rakyat ingin bebas lepas dari penjajahan lalu, munccullah kesadaran atas dasar kesamaan penderitaan,” Ujarnya.
Orang nomor satu di bagian politik GMNI Pusat itu mengutip pernyataan Stella Ting Toomey dimana, dinyatakan sebagai refleksi diri yang berasal dari keluarga,gender dan budaya serta etnis dan proses sosialisasi.
“Maka politik Indentitas bisa diartikan sebagai cerminan apalagi untuk kontestasi elektoral. Ini yang saya rasa lebih penting daripada terjebak dalam isu politik. Maka saya rasa jangan terjebak dalam isu politik indentitas karena sangat kontra produktif terhadap keberlangsungan cita-cita kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 yakni terciptanya masyarakat adil dan sejahtera,” kata Maman.
Dia berharap, masyarakat Indonesia tidak terlalu jauh memahami politik Indentitas. Didasari pada kultur dan kemajemukan Indonesia.
“Jadi tergantung sejauh mana kita memahami baik buruknya Politik Indentitas. Sebab itu merupakan kesamaan Cerminan diri untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dalam konteks Negara Indonesia.,”Kata Maman mengakhiri. (snc)
Laporan: Soemardi Sinaga