• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeSudut Pandang

Sabar Mangadoe: Demokrasi Indonesia Semakin Maju

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
18 April 2019 | 23:20 WIB
Rubrik: Sudut Pandang

SimadaNews.com-Presidium Gerakan Daulat Desa (GDD) Sabar Mangadoe, mengucapkan selamat kepada seluruh warga negara Indonesia, sebab Pemilu 2019 telah sukses digelar.

“Selamat bagi kita semua rakyat Indonesia, Pemilu 2019 sudah kita laksanakan dengan sukses. Apa pun hasilnya, itu adalah kemenangan rakyat, sebab pilihan langsung rakyat. Rakyat adalah tuan dalam sistem demokrasi,” kata Sabar Mangadoe, Kamis (18/4).

Menurut  Sabar, Pemilu Serentak telah dilaksanakan  dan lembaga-lembaga survey yang kredible mengeluarkan hasil hitung cepat sementara dengan keunggulan pasangan nomor urut 01.

Sabar mengugkapkan, Bangsa Amerika butuh 250 tahun berdemokrasi, sejak Indenpendence Day 04 Juli 1776, berdirinya negara Amerika, barulah Demokrasi-nya mulai beradab dan demokrasi jadi alat yang lebih menjamin kesejahteraan dan kemajuan seperti yang kita lihat saat ini.

“Katakanlah bangsa Indonesia mulai berdemokrasi kembali sejak Reformasi 98, sejak digelar Pemilu 1999. Jadi kita baru berdemokrasi selama 20 tahun. Namun yang kita capai sudah luar biasa di mata dunia. Mereka tentu bertanya-tanya, kok bisa ya bangsa bekas jajahan yang begitu besar ini, mampu berdemokrasi, bahkan hingga ada Pilkades di hampir 75 ribuan desa? Kita jadi negara demokrasi terbesar di dunia sekarang ini lho. Maka wajar seluruh mata dunia memperhatikan Pemilu 2019 ini,” ucapnya.

Menurut alumni ITB yang aktif dalam pergerakan ini, Pemilu Serentak 2019 ini adalah peristiwa demokrasi fenomenal di mata dunia. hingga terbukti, ratusan lembaga pemantau asing tertarik mendaftar untuk melihat, dan memantau secara langsung.

“Pesta Demokrasi kita ini jadi pelajaran berharga bagi dunia. Di tengah keberagaman yang luar biasa, kita buktikan sebagai bangsa yang besar, bangsa yang besar hati rakyatnya hingga sukseslah Pemilu ini. Padahal, jika kita cermati demokratisasi di negara-negara Timur Tengah misalnya, yang mulai sejak Arab Spring 2011, malah mengakibatkan konflik dan perang saudara yang mengerikan, yang entah kapan selesainya. Maka kita wajib mensyukuri suksesnya Pemilu 2019 ini,” ujar Sabar.

Kini, lanjut Inisitor Gerakan Kebajikan Pancasila (GKP) ini, bangsa dan negara Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika, dan berideologikan Pancasila ini telah semakin menjadi sorotan mata dunia dalam berdemokrasi.

“Sejarah Demokrasi Barat yang memajukan dan memakmurkan bangsa Barat sesungguhnya sudah lama berlalu, kini saatnya Bangsa dan Negara Indonesia yang menjadi teladan dunia dalam berdemokrasi, Demokrasi Pancasila. Untuk itu kita hanya butuh 1 syarat saja, namun mutlak untuk mencapai teladan dunia dalam berdemokrasi, yaitu PERSATUAN INDONESIA sila ke-3 Pancasila,” tegasnya.

Kesabaran Revolusioner

Selain capaian yang membanggakan itu, Sabar Mangadoe mengatakan bahwa kita butuh Kesabaran Revolusioner, dalam arti kita bersabar dan patuh hukum, untuk mengikuti semua tahapan Pemilu Serentak 2019 ini. Kini tahapannya menunggu proses perhitungan suara secara manual oleh KPU, yang kemudian akan mengumumkan hasilnya secara resmi tanggal 22 Mei 2019 nanti. Kemudian sabar juga dalam menunggu pelantikan Presiden/Wakil Presiden terpilih, 20 Oktober 2019 nanti.

“Lalu Revolusioner dalam arti kita tidak mudah terprovokasi oleh berbagai hasutan dari pihak manapun yang berniat mengadu-domba, memecah belah kita sebagai bangsa. Kita bantu Polisi dan TNI serta aparat negara dalam menjaga keamanan. Segera segenap komponen bangsa berlomba-lomba berinisiatif merajut kembali tali-silaturahmi dan persaudaraan. Mari bersatu untuk bangsa,” ujarnya. (yul/snc)

Peristiwa

DPC PJS Kota Pematangsiantar Bentuk Panitia Muscab III, Siap Sukseskan Agenda Organisasi

5 Juni 2026 | 08:53 WIB
Peristiwa

URC Jatanras Polres Simalungun Ringkus 3 Pelaku Curanmor, Mobil Avanza Pengantar Kabur Turut Disita

5 Juni 2026 | 08:05 WIB
Peristiwa

Diduga Terlibat Alihkan Truk Jaminan Fidusia, Oknum TNI Digugat Perusahaan Leasing

4 Juni 2026 | 23:40 WIB
Peristiwa

Lima Pemilik Sabu dan Ganja Ditangkap, Polisi Sita 139 Paket Narkoba di Pematangsiantar

4 Juni 2026 | 23:06 WIB
Peristiwa

Diduga Sebarkan Video Asusila Mantan Pacar, Dua Warga Bintangbayu Dilaporkan ke Polres Sergai

4 Juni 2026 | 20:21 WIB
Sudut Pandang

Hadiri Pelantikan Panitia GAMKI, Wesly Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kepemimpinan Pemuda

4 Juni 2026 | 19:53 WIB
Peristiwa

Kejari Simalungun Perkuat Pengawasan Dana Desa Melalui Program Jaga Desa di Dolok Batu Nanggar

4 Juni 2026 | 17:44 WIB
Peristiwa

Wesly Silalahi Dapat Apresiasi BPKP atas Komitmen Cegah Korupsi di Pemko Pematangsiantar

4 Juni 2026 | 17:07 WIB
Peristiwa

Dua Pekan Tanpa Identitas, Jenazah Perempuan Misterius Akhirnya Dimakamkan Polsek Bandar Huluan

4 Juni 2026 | 16:37 WIB
Peristiwa

Penjual Mie Goreng di Pematangsiantar Ditemukan Meninggal Tergantung di Dalam Rumah

4 Juni 2026 | 11:24 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber