• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsKesehatan

Hoaks Vaksinasi COVID-19 Sebabkan Pecah Pembuluh Darah

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
26 September 2021 | 09:31 WIB
Rubrik: Kesehatan
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com – Direktur Utama Rumah Sakit (RS) Pusat Otak Nasional, Mursyid Bustami menegaskan bahwa bahwa informasi vaksinasi COVID-19 menyebabkan efek samping pendarahan dalam tubuh, adalah hoaks.

Dikatakan Mursyid hingga kini belum ada bukti ilmiah yang kuat dan valid yang menunjukkan bahwa ada kaitan antara pemberian vaksinasi COVID-19 dengan terjadinya pecahnya pembuluh darah.

Kalaupun ada efek samping dari pemberian vaksinasi COVID-19, sifatnya masih sangat ringan dan mudah diatasi seperti demam, nyeri, mengantuk, lapar dll. Efek ini biasanya tidak berlangsung lama, maksimal dua hari pasca penyuntikan vaksin.

“Terkait adanya info bahwa vaksin berisiko menyebabkan stroke pendarahan otak, kami klarifikasi bahwa secara ilmiah pun tidak ada hubungan antara stroke pendarahan dengan vaksin COVID-19,” kata Mursyid melalui keterangan resminya Sabtu (25/9/2021).

Mursyid menjabarkan bahwa sekitar 20 persen stroke pendarahan disebabkan karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah dengan penyebab utamanya karena tingginya faktor risiko tertentu dan bukan disebabkan oleh vaksin COVID-19.

Adapun faktor risiko dari stroke dan menjadi common respector diantaranya diabetes, hipertensi, pola makan yang buruk, merokok, obesitas, kurang aktivitas fisik, alkohol, dan narkotika.

“Kalau stroke pendarahan biasanya adalah penderita hipertensi. Yang terjadi adalah tidak kuatnya pembuluh darah menahan tekanan darah yang tinggi, sehingga terjadilah kebocoran,” ujarnya. (***)

Peristiwa

Dugaan Penyebaran Video Asusila, Dua Warga Bintang Bayu Kembali Dipanggil Polres Sergai

25 Juni 2026 | 13:03 WIB
Sudut Pandang

Pasar Dwikora Terbakar, Akademisi Bongkar Kelemahan Pemko Siantar dalam Mitigasi Bencana

25 Juni 2026 | 10:41 WIB
Sudut Pandang

Dukung Program Siantar Cerdas, Disdik Pematangsiantar Benahi Fasilitas dan Tingkatkan Mutu Sekolah Negeri

24 Juni 2026 | 22:32 WIB
Peristiwa

Oknum Perangkat Desa Bandar Betsy I Jadi Sorotan, Diduga Tetap Tempati Rumah Dinas Kebun Meski Suami Sudah Dipindah Tugas

24 Juni 2026 | 19:45 WIB
Peristiwa

Camat Siantar Utara Pimpin Pembongkaran Lapak PKL, Drainase Pasar Dwikora Segera Dibenahi

24 Juni 2026 | 14:47 WIB
Peristiwa

Dua Pria Pemilik Sabu dan Ekstasi Tak Berkutik saat Ditangkap

24 Juni 2026 | 13:40 WIB
Peristiwa

Kejari Simalungun Perkuat Pengawasan Dana Desa, Gelar Entry Meeting Pendampingan dan Program Jaga Desa di Kecamatan Panei

24 Juni 2026 | 12:33 WIB
Sudut Pandang

Sidang Sinode IV GKII Digelar di Tebing Tinggi, Rumuskan Strategi Pelayanan Gereja

24 Juni 2026 | 08:44 WIB
Peristiwa

Sat Samapta Tampil Perkasa, Rebut Juara Turnamen Voli HUT Bhayangkara ke-80 Polres Simalungun

24 Juni 2026 | 00:10 WIB
Kesehatan

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Pematangsiantar Layani 199 Warga Lewat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

23 Juni 2026 | 18:52 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto