SimadaNews.com-Pengurus Anak Cabang Ikatan Pemuda Karya (PAC-IPK) Kecamatan Raya, menggelar Turnamen Sepakbola IPK Cup 1 yang berlangsung hingga 30 Maret 2019 mendatang.
Peserta turnamen nantinya akan diikuti berbagai tim dari enam kecamatan yakni, Kecamatan Raya, Silima Kuta, Purba, Haranggaol Horison, Panei dan Dolog Massagal.
Kepada SimadaNews, Rabu (30/1), Panitia Pelaksana Turnamen IPK Cup l, Sahala Lingga, menerangkan, pendaftaran turnamen telah berlangsung sejak 20 Januari hingga 10 Februari mendatang.
Adapun syarat pendaftaran yakni pemain maksimal umur 15 Tahun, menyerahkan foto copy kartu keluarga, paspoto 4×6 serta fotocopy ijazah dan rapor serta uang pendaftaran Rp1 juta.
Sahala mengaku, hingga saat ini sudah ada 15 tim mendaftar, dari 24 tim yang ditargetkan panitia. Untuk pelaksanaan turnamen, nantinya akan digelar di lapangan Kodim 02/07 Simalungun di Raya.
“Total hadiah yang diperbutkan pada turnamen ini Rp20 juta,” ujarnya.
Saha melanjutkan, untuk menambah semangat bertanding nantinya, panitia yang dibantu Sertu Alex Harahap juga akan mendatangkan bintang tamu, yakni legenda pemain Timnas Indonesia dan PSMS Medan, Saktiawan Sinaga.
“Pembukaan turnamen pada 25 Februari mendatang, dan berlangsung pertandingan perdana antara tim Satgas IPK yang akan di isi Saktiawan Sinaga melawan tim dari Pemkab Simalungun,” sebut Sahala.
Koordinator Pertandingan, Sertu Alex Harahap, menambahkan, kegiatan tersebut nantinya untuk mencari bibit dan talenta yang selama ini tidak tersalur.
“Jika selama ini anak anak hanya sebagai penonton, namun untuk turnamen ini, kita berikan mereka peluang untuk memperlihatkan talentanya di olah raga sepak bola. Tidak hanya itu, di targetkan juga pada bulan Agustus mendatang, di Raya akan dibuka Sekolah Sepak Bola dalam naungan IPK Kecamatan Raya. Sehingga nantinya kita targaetkan pda tahun 2020 kita dari kecamatan Raya dapat mengirimkan pemain minimal 5 orang untuk mengikuti tes untuk masuk ke PSMS Medan. Itu komitmen kita,” pungkas Sertu Alex Harahap.
Sementara Ketua PAC IPK Kecamatan Raya, Rifai Sinaga, mengatakan, pelaksana turnamen tersebut untuk memberikan suatu gairah dan suasana baru. Dimana ditengah hiruk pikuk pemilu tahun ini, masyarakat tidak lupa kegiatan olah raga.
“Selama ini kegiatan olah raga vakum di ibukota Kabupaten Simalungun. Itu juga yang mendorong kita mengadakan turnamen ini. Kita mau ciptakan suatu kegiatan yang bergairah dan bermanfaat di tengah masyarakat,” ucapnya.
Rifai menambahkan, pada turnamen ini yang bisa mengikuti pertandingan yakni batas usia 15 tahun. Alasannya, karnena nantinya mereka yang akan menjeadi generasi penerus.
“Kegiatan ini juga diharap dapat mencegah dan mengurangi kenakalan remaja, serta menjadi ajang silaturahmi antar pemain maupun masyarakat sehinga tercipta kerukunan di tengah tengah masyarakat,” kata Rifai.(sondi/snc)


