• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsRegional

Musim Kemarau, Bali Tetap Kejar Tanam Padi

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
2 September 2019 | 20:27 WIB
Rubrik: Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengawal upaya pencapaian target tanam padi bulan Agustus dan September agar tercapai target produksi tahun 2019.

Dengan demikian, di musim kemarau petani tetap menanam padi khususnya di Provinsi Bali.

Kepala Balai Besar Pengembangan dan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kementan, Wartijo menyatakan capaian luas pertanaman padi di Bali bulan Oktober-Agustus 2018/2019 cukup menggembirakan sebesar 134.784 hektare.

Angka ini ternyata lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 133.128 hektare.

“Artinya kondisi musim kemarau ini ternyata tidak mempengaruhi luas pertanaman padi di Bali. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan berkurangnya pertanaman di kondisi kering ini,” kata Warjito di sela-sela Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Luas Tambah Tanam Periode Januari Agustus dan Rencana Tanam September di Denpasar, Senin 2 September 2019.

Ia menegaskan saat ini Kementan tengah mulai fokus pencapaian bulan September, targetnya harus lebih tinggi dibanding Agustus kemarin. Target ini dipastikan bisa dicapai karena benih bantuan Kementan sudah disiapkan.

“Benih sudah kami siapkan, silahkan petani yang mau tanam padi gogo bisa hubungi Ditjen Tanaman Pangan Kementan,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan sekaligus selaku Penjab Upsus Provinsi Bali, Sumardi Noor mengapresiasi atas kerja keras sehingga target luas tambah tanam padi cukup memuaskan.

Ia meminta semua pihak agar di bulan September ini terus maksimal mengejat target produksi.

“Ke depan di bulan September ini kita jangan lengah, tetap berupaya semaksimal mungkin agar tercapai target yang telah disepakati bersama,” terangnya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Wisnu Ardhana menjelaskan upaya bersama antar pemangku kepentingan ini mampu meningkatkan luas tanam padi di Bali. Namun perlu dicatat banyak tantangan yang dihadapi untuk pengembangan pertanian di Bali.

Pertama, lanjutnya, alih fungsi lahan disini cukup besar. Tahun 2015 masih sekitar 479 hektar, namun di tahun 2018 sangat melonjak tajam mencapai 9.561 hektare.

“Hitung-hitungannya, dari luas sawah 78.626 hektar sekarang menyusut menjadi 69.065 hektare,” jelasnya.

Tantangan kedua, ungkap Wisnu, yakni Indeks Pertanaman (IP) beberapa wilayah di Bali masih rendah. Rata-rata IP disini 1,71, artinya masih ada ada potensi untuk meningkatkan luas tambah tanam dengan optimalisasi dengan target IP 2.

Ketiga, pemanfaatan irigasi untuk pertanian bersaing dengan kebutuhan perumahan dan perhotelan yang cukup banyak.

“Jadi sebenarnya kami memerlukan adanya bendungan untuk menampung air irigasi petanian ini,” beber Wisnu.

Oleh karena itu, Wisnu menegaskan di Bali ini misi pertamanya terpenuhinya kebutuhan pangan yang artinya harus surplus. Caranya, produksi harus naik, yakni bisa dengan meningkatkan provitas. Adapun provitas padi di Bali masih 6 ton per hektar, sehingga potensinya masih bisa ditingkatkan.

“Perbaiki rekomendasi dengan benih unggul bermutu, kita upayakan petani mau beralih dari padi inhibrida ke hibrida,” tegasnya.

Namun demikian, sebut Wisnu, pada dasarnya peningkatan produksi ini bisa dicapai dengan peningkatan intensitas tanam, peningkatan mutu. Kemudian yang tidak kalah penting penanganan dari serangan OPT dan antisipasi dampak perubahan iklim.

“Terkait dengan serapan gabah, cadangan beras di Bali selama ini ada di penggilingan padi, ada sekitar 800 unit. Jadi tetap aman meskipun gudang bulog di Bali terbatas, hanya saja kalau harga jatuh baru kita gerak untuk Sergab. Tapi sampai saat ini di Bali relatif masih aman-aman saja,” ucapnya.

“Agar alsintan yang dikelola TNI dipantau efektifvitasnya dan apabila tidak optimal bisa direlokasi. Kita akan salah kalau ada bantuan alsintan yang sampai tidak dimanfaatkan,” tambahnya.

Peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Suryawan mengatakan upaya peningkatan produksi pun tidak lepas dari peran BPTP. Pihaknya sudah melakukan sosialisasi teknologi baru, seperti halnya varietas Inpari 43.

“Varietas ini hemat air, hemat pupuk kimia, menghemat penggunaan pestisida kimia, dan relatif paling tahan OPT khususnya burung. Meskipun gabahnya kecil tapi rendemennya cukup tinggi, dan provitasnya cukup tinggi,” terangnya. (snc)

Sumber: Humas Kementan

Editor: Hermanto Sipayung

Ekbis

BTN dan Pemkab Samosir Berkolaborasi, Kredit UMKM Nol Persen hingga Rp100 Juta Siap Digulirkan

22 Juni 2026 | 20:09 WIB
Ekbis

Rupiah Bangkit di Awal Pekan, Dolar AS Tergeser dari Posisi Dominan

22 Juni 2026 | 12:22 WIB
Peristiwa

Alumni UHKB Nommensen Pematangsiantar Diminta Jadi Generasi Unggul, Berkarakter, dan Berdampak

20 Juni 2026 | 20:33 WIB
Peristiwa

Residivis Narkoba Kembali Dibekuk, Polres Tebing Tinggi Sita 18,47 Gram Sabu

20 Juni 2026 | 19:47 WIB
Pesona

Tiga Dermaga Resmi Jadi Aset Pemkab Samosir, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata Danau Toba

20 Juni 2026 | 15:15 WIB
Peristiwa

Truk Fuso Milik PTPN IV Terlibat Kecelakaan dengan Sepeda Motor di Simarimbun, Pengendara Luka-luka

20 Juni 2026 | 10:48 WIB
Peristiwa

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora Parluasan Diverifikasi, Pemko Siantar Percepat Penyaluran Bantuan

20 Juni 2026 | 08:44 WIB
Pesona

Vandiko Gultom Resmikan Bengkel Kapal Permanen Pertama di Danau Toba, Keselamatan Pelayaran Makin Terjamin

19 Juni 2026 | 22:42 WIB
Peristiwa

Kapolda Sumut Rotasi Jabatan Strategis di Polres Siantar-Simalungun

19 Juni 2026 | 22:26 WIB
Peristiwa

Kasus Pembunuhan Jaka Malau di Taman Bunga! Polisi Sudah Tahan Dua Pelaku, Empat Lagi Diburu

19 Juni 2026 | 20:34 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto