• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis

Pemerintah Maksimal Fasilitasi UMKM Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
25 November 2021 | 12:46 WIB
Rubrik: Ekbis

SimadaNews.com – Pandemi COVID-19 berdampak signifikan terhadap penurunan perekonomian nasional maupun global. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Anggota Komisi I DPR, Nurul Arifin menyatakan, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian Indonesia agar terhindar dari resesi salah satunya dengan program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Pemerintah pun telah mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai motor ekonomi rakyat yang dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pemulihan ekonomi nasional.

“Pemerintah telah memfasilitasi UMKM ini secara baik. Sehingga eksistensi para penggerak ekonomi ini bisa terus dipertahankan,” kata Nurul Arifin dalam acara Webinar Forum Diskusi Publik “Menciptakan Pemulihan dan Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan Pasca Pandemi” pada Kamis (25/11/2021).

Berdasarkan data Kementerian Koperasi UKM, kata Nurul, saat ini jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta. Pada tahun 2020, telah berkontribusi sebesar 60,51 persen terhadap produk domistik bruto (PDB) atau senilai Rp9.580 triliun.

“Dari hasil survey katadata insight center (KIC), sebanyak 82,9 persen UMKM merasakan dampak negatif dari pandemi. Bahkan kondisi pandemi ini menyebabkan 63,9 persen yang terdampak mengalami penurunan omset lebih dari 30 persen, jika dibandingkan omset sebelum pandemi,” ujar Nurul.

Tercatat sampai dengan 27 Oktober 2021, total realisasi PEN dukungan UMKM tahun 2021 sebesar Rp64,35 triliun dengan jumlah debitur (UMKM yang menerima manfaat) sebanyak 33,93 juta UMKM.

Menurut Nurul, pandemi COVID-19 ini memberikan efek domino multi sektoral yaitu kesehatan, sosial, ekonomi, keuangan dan politik. Namun aktifitas ekonomi harus tetap berjalan dengan tetap memperhatikan faktor kesehatan.

Pemerintah Indonesia menggunakan strategi mengutamakan keseimbangan antara penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional dalam penanganan pandemi COVID-19.

“Dan Alhamdulillah dengan kombinasi rem dan gas dipilih sebagai langkah optimal untuk menyeimbangkan antara penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Kira bersyukur semua bahwa kita tidak masuk ke dalam jurang krisis ekonomi,” papar dia.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Henri Subiakto menjelaskan, COVID-19 dan teknologi digital memaksa kita harus berubah lebih cepat menggerakkan ekonomi Indonesia lewat teknologi digital yang disebut transformasi digital.

Pembangunan infrastruktur menjadi hal yang sangat penting. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo mendapatkan kepercayaan untuk membangun infrastruktur digital tersebut.

Dengan begitu, para pelaku UMKM dapat memanfaatkan perdagangan secara online untuk meningkatkan perekonomian.

Menurut dia, kunci sukses bisnis online diantaranya adalah memiliki koneksi internet yang baik, memiliki website dan akun, memiliki anilisa website, dana yang sesuai, kontinuitas dan keteraturan, lindungi privasi pelanggan, riset kompetitor dan jangan menyerah.

Sedangkan Pengamat Kebijakan Publik, Alamsyah Saragih menyebut, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mempercepat atau terlibat dalam pemulihan ekonomi nasional diantaranya adalah pengembangan kelembagaan sosial ekonomi untuk UMKM.

Memperluas sebaran jenis usaha non mikro (kecil dan menengah) ke sektor industri non makanan dan minuman diperlukan dukungan tenaga kerja terdidik dan terlatih (SMK, dll).

Mempercepat pertumbuhan usaha kecil dan menengah dengan membuka akses ke jaringan rantai pasok usaha besar (dukungan standarisasi dan jaminan).

Kemudian mempercepat pertumbuhan usaha menengah dengan membuka akses ke sumber pembiayaan di pasar modal. (InfoPublik.id/***)

Peristiwa

DPC PJS Kota Pematangsiantar Bentuk Panitia Muscab III, Siap Sukseskan Agenda Organisasi

5 Juni 2026 | 08:53 WIB
Peristiwa

URC Jatanras Polres Simalungun Ringkus 3 Pelaku Curanmor, Mobil Avanza Pengantar Kabur Turut Disita

5 Juni 2026 | 08:05 WIB
Peristiwa

Diduga Terlibat Alihkan Truk Jaminan Fidusia, Oknum TNI Digugat Perusahaan Leasing

4 Juni 2026 | 23:40 WIB
Peristiwa

Lima Pemilik Sabu dan Ganja Ditangkap, Polisi Sita 139 Paket Narkoba di Pematangsiantar

4 Juni 2026 | 23:06 WIB
Peristiwa

Diduga Sebarkan Video Asusila Mantan Pacar, Dua Warga Bintangbayu Dilaporkan ke Polres Sergai

4 Juni 2026 | 20:21 WIB
Sudut Pandang

Hadiri Pelantikan Panitia GAMKI, Wesly Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kepemimpinan Pemuda

4 Juni 2026 | 19:53 WIB
Peristiwa

Kejari Simalungun Perkuat Pengawasan Dana Desa Melalui Program Jaga Desa di Dolok Batu Nanggar

4 Juni 2026 | 17:44 WIB
Peristiwa

Wesly Silalahi Dapat Apresiasi BPKP atas Komitmen Cegah Korupsi di Pemko Pematangsiantar

4 Juni 2026 | 17:07 WIB
Peristiwa

Dua Pekan Tanpa Identitas, Jenazah Perempuan Misterius Akhirnya Dimakamkan Polsek Bandar Huluan

4 Juni 2026 | 16:37 WIB
Peristiwa

Penjual Mie Goreng di Pematangsiantar Ditemukan Meninggal Tergantung di Dalam Rumah

4 Juni 2026 | 11:24 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber