• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsRegional
Ketua Umum DPP Dulur Ganjar Pranowo (DGP), Raden Zieo Suroto

Ketua Umum DPP Dulur Ganjar Pranowo (DGP), Raden Zieo Suroto

Raden Suroto: “Paska Pembubaran FPI, Sudah Seharusnya Dikawal Ketat”

Sabar Mangadoe: Jangan Ulangi Era Kegelapan Rezim Otoriter Orba

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
1 Januari 2021 | 23:26 WIB
Rubrik: Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com – ADA yang berubah di kawasan Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, yang selama ini sangat dikenal sebagai kawasan Markas Front Pembela Islam (FPI) yang sudah resmi dibubarkan Pemerintah pada Rabu (28/12/2020).

Perubahan pasca pembubaran FPI tersebut, dimana pihak Kepolisian, TNI, dan pihak Kelurahan Petamburan membangun posko baru di depan Jalan Petamburan III.

Pembangunan posko sudah dilakukan sejak Kamis (31/12/2020) oleh sejumlah petugas PPSU Kecamatan Tanah Abang.

Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan menjelaskan, Posko 3 Pilar Jalan Petamburan III itu, dibangun untuk dapat melakukan kegiatan kemasyarakatan di sekitarnya.

Singgih menegaskan, pembangunan posko itu pada prinsipnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jalan Petamburan III.

Dari posko itu, 3 pilar akan melakukan patroli untuk memantau kondisi di Petamburan III, agar tak ada lagi aktivitas FPI di wilayah tersebut.

SUDAH SEHARUSNYA DIKAWAL KETAT

Ketua Umum DPP Dulur Ganjar Pranowo (GDP), Raden Zieo Suroto, mendukung sepenuhnya keputusan pihak Kepolisian, TNI dan Kelurahan yang mendirikan Posko 3 Pilar di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, dengan tujuan untuk pengawasan terhadap kepatuhan FPI tidak melakukan aktivitas apa pun.

“Memang sudah seharusnya keputusan hukum tentang pembubaran FPI, dikawal ketat di lapangan, baik oleh aparat negara maupun masyarakat luas,” kata Raden Suroto melalui pesan WhatsApp kepada SimadaNews.com, Sabtu (02/01/2021).

Tindakan tersebut, kata Raden Suroto, merupakan implementasi dari keputusan yang diambil pemerintahan Joko Widodo, yang sudah demikian lama dinanti-nanti masyarakat di seluruh negeri ini, yaitu Nawacita nomor 1 Negara Hadir.

“Negara harus hadir dan bertindak tegas terhadap komunitas apapun yang berusaha memecah-belah keutuhan, rasa kebersamaan, mengganggu rasa kenyamanan dan keamanan, apalagi yang bertindak anarkis dan intoleran. Pembubaran FPI, menjadi momentum bangkitnya rasa toleransi yang tinggi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara harus hadir untuk memutus mata-rantai komunitas bar-bar,” kata Raden Suroto.

JANGAN PERLAKUKAN MEREKA SEPERTI DI ERA REZIM OTORITER ORBA

Namun, Raden Suroto menyampaikan saran, pasca dibubarkannya organisasi FPI, kiranya para mantan anggota FPI maupun para simpatisannya jangan diperlakukan seperti saat rezim otoriter Orde Baru (Orba) dulu.

“Saran saya, di zaman demokrasi saat ini, tetaplah diterapkan bahwa hak tiap warganegara adalah sama di hadapan hukum. Hal tersebut harus tetap dijunjung tinggi, demikian juga terhadap mereka para mantan anggota PKI, HTI ataupun FPI dan organisasi-organisasi terlarang lainnya,” kata Raden Suroto.

Bayangkan, kata Raden Suroto, di zaman rezim  otoriter Orba (Soeharto) dulu  sampai-sampai di nomor KTP saja dibuat kode khusus yang menunjukkan indentitas sebagai mantan anggota PKI ataupun simpatisan. Bahkan sampai turun ke anak-cucu. Memangnya apa dosa politik si anak dan si cucu terhadap negara??

“Itu semua bertujuan untuk menghilangkan banyak hak dasar mereka sebagai warganegara. Misalnya, di era itu mereka semua tak akan bisa jadi Pegawai Negeri ataupun Polisi/TNI. Juga tak bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri. Keji nian memang di era itu. Kita tidak ingin hal yang sama diperlakukan kepada para mantan dan simpatisan FPI ini,” kata Raden Suroto.

JANGAN ULANGI ERA KEGELAPAN REZIM OTORITER ORBA

Sementara itu, Penasehat Dulur Ganjar Pranowo (DGP), Sabar Mangadoe menyatakan dukungan untuk tidak melakukan tindakan ataupun perlakuan terhadap mantan dan simpatisan FPI, seperti yang diperlakukan kepada mantan maupun simpatisan PKI atau organisasi terlarang lainnya di masa Orba dulu.

“Saya setuju, pokoknya jangan sekalipun kita ulangi era kegelapan cara-cara 32 tahun rezim otoriter Orba atau Soeharto dulu itu. Kini kita semua harus bersikap dan bekerja dengan sabar namun revolusioner dalam membangun sistem dan budaya demokrasi sesuai dengan Konstitusi kita sendiri, yaitu Pancasila dan UUD 1945,” tandas tegas Sabar Mangadoe. (ingot simangunsong)

Peristiwa

Alumni UHKB Nommensen Pematangsiantar Diminta Jadi Generasi Unggul, Berkarakter, dan Berdampak

20 Juni 2026 | 20:33 WIB
Peristiwa

Residivis Narkoba Kembali Dibekuk, Polres Tebing Tinggi Sita 18,47 Gram Sabu

20 Juni 2026 | 19:47 WIB
Pesona

Tiga Dermaga Resmi Jadi Aset Pemkab Samosir, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata Danau Toba

20 Juni 2026 | 15:15 WIB
Peristiwa

Truk Fuso Milik PTPN IV Terlibat Kecelakaan dengan Sepeda Motor di Simarimbun, Pengendara Luka-luka

20 Juni 2026 | 10:48 WIB
Peristiwa

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora Parluasan Diverifikasi, Pemko Siantar Percepat Penyaluran Bantuan

20 Juni 2026 | 08:44 WIB
Pesona

Vandiko Gultom Resmikan Bengkel Kapal Permanen Pertama di Danau Toba, Keselamatan Pelayaran Makin Terjamin

19 Juni 2026 | 22:42 WIB
Peristiwa

Kapolda Sumut Rotasi Jabatan Strategis di Polres Siantar-Simalungun

19 Juni 2026 | 22:26 WIB
Peristiwa

Kasus Pembunuhan Jaka Malau di Taman Bunga! Polisi Sudah Tahan Dua Pelaku, Empat Lagi Diburu

19 Juni 2026 | 20:34 WIB
Peristiwa

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Siantar Barat Salurkan Bansos ke Panti Asuhan Taruna Melati Muhammadiyah/Aisyiyah

19 Juni 2026 | 12:52 WIB
Pesona

Bupati Samosir Terima Hibah Aset Rp22,8 Miliar dari Kementerian PU, Perkuat Pariwisata dan Lingkungan Berkelanjutan

19 Juni 2026 | 11:31 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto