• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsRegional

Tampilkan Sendratari Berjudul Warna Danau, 4 Puak Budaya di Kawasan Danau Toba Dipertontonkan Perdana di Balige

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
15 November 2021 | 12:59 WIB
Rubrik: Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com – Sebuah pertunjukan sendratari berjudul “Warna Danau” diperlihatkan bagi para penikmat seni di kawasan Danau Toba pada Sabtu (13/11/2021) malam di Hotel Labersa, Balige, Kabupaten Toba.

Kaum muda yang berjumlah 20 dan ditemani 9 pemain profesional memperlihatkan kekayaaan budaya di kawasan Danau Toba melalui tarian. Terlihat, para talent memeragakan tarian khas 4 puak di kawasan Danau Toba; Toba, Pakpak, Simalungun, dan Karo.

Seorang pelatih sendaratari dan sekaligus budayawan Thompson Hs menjelaskan bahwa sendratari tersebut diproduksi Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh. Produksi tersebut telah menelan waktu persiapan selama hampir 9 bulan.

“Ini adalah salah satu program pendukung destinasi super prioritas Danau Toba yang diproduksi BPNB Aceh yang bertugas di wilayah Provinsi Aceh. Jadi, saya salah satu kuratornya sekaligus dipercaya membuat naskah dan melatihnya yang berproses hampir 9 bulan,” ujar Thompson Hs saat disambangi usai kegiatan, Sabtu (13/11/2021).

Bahkan, masa pandemi Covid-19, ia bersama rekannya mempersiapkan kaum muda yang berasal dari kawasan Danau Toba. Proses produksi yang dimulai dari perekrutan dan pelatihan ini sempat terhenti karena aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah pusat maupun daerah.

“Pelatihan yang kita buat terselenggara dengan beberapa tahapan, di saat Covid-19 kita pun tetap bekerja dengan mengikuti prokes yang ketat,” sambungnya.

Sendratari tersebut memperlihatkan sejumlah warisan budaya tak benda (WBTB) yang ada di kawasan Danau Toba tersebut dikemas dengan khasanah modern sehingga nilai cerita mudah ditangkap penonton.

“Kadang, kita harus berhenti. Tahapannya ada 6 tahap, mulai dari perekrutan. Konten ini kita akomodir dari warisan budaya di Indonesia, secara khusus kawasan Danau Toba ditambah beberapa hal berpotensi yang dijadikan sebagai WBTB,” terangnya.

Ia juga berharap agar warisan budaya lainnya dapat diperlihatkan kepada pihak luar agar semakin tertarik datang ke kawasan Danau Toba.

“Inilah caranya kita mempromosikan Danau Toba dengan cara budaya. Kita gampang menyampaikan mempromosikan, padahal potensinya kita tidak angkat. Garapan ini sebetulnya masih kurang dalam garapan potensi lainnya yang ada di Danau Toba, seperti alat musiknya dan pemusiknya secara live. Tapi, kalau kita munculkan alat musiknya ini, bisa mencapai satu kontainer,” terangnya.

“Ini satu hal yang penting diketahui pemain-pemain utamanya ini adalah generasi baru, tidak lebih usianya dari 25 tahun. Kita yang profesional mendampingi mereka hanya 9 orang,” sambungnya.

Dengan adanya kontribusi kaum milenial menggali potensi warisan budaya, ia berharap kawasan Danau Toba semakin digandrungi pengunjung.

“Jadi, mereka berlatih dengan baik, mulai dari belakang panggung bagaimana hal-hal kecil pun harus diperhatikan. Yang paling utama adalah bagaimana reaksi mereka melihat potensi budaya di kawasan Danau Toba ini. Kita bisa membuat pertujukan yang lebih besar bila kita tahu darimana sumber-sumber budaya itu,” katanya. (jaya napitupulu)

Peristiwa

Polisi Amankan Pria Berumur 56 Tahun, Sita 680 Gram Ganja dan Satu Batang Pohon Ganja

16 Juni 2026 | 15:34 WIB
Peristiwa

43 Kasus 3C Terbongkar! Polres Simalungun Ringkus 69 Tersangka dalam Enam Bulan

15 Juni 2026 | 23:46 WIB
Sudut Pandang

Polres Pematangsiantar dan USI Teken MoU, AKBP Sah Udur: Ini Awal Kolaborasi Besar untuk Masyarakat

15 Juni 2026 | 23:32 WIB
Sudut Pandang

Wesly Silalahi Ajak Siswa SMPN 1 Pematangsiantar Jauhi Bullying, Tawuran, dan Narkoba

15 Juni 2026 | 20:29 WIB
Peristiwa

30 Kilogram Sisik Trenggiling hingga Kulit Beruang Disita, Polres Simalungun Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi

15 Juni 2026 | 18:59 WIB
Ekbis

Simalungun Kian Dilirik Investor, Raih Penghargaan Terbaik I pada PIISU 2026

15 Juni 2026 | 11:39 WIB
Peristiwa

Wali Kota Tebing Tinggi Tekankan Nilai Persaudaraan dan Iman Saat Buka Pesparawi Sekolah Minggu GKPS Distrik V

14 Juni 2026 | 21:34 WIB
Peristiwa

Pematangsiantar Matangkan Persiapan FASI XIII Sumut, Siap Sambut Ribuan Peserta

14 Juni 2026 | 19:44 WIB
Peristiwa

Traffic Light Ahmad Yani Kembali Padam, Warga Desak Pemko Siantar Bertindak Sebelum Timbul Korban

14 Juni 2026 | 18:57 WIB
Sudut Pandang

19 Anggota Sidi GKPS Haranggaol Resmi Diteguhkan, Siap Menjadi “Tentara Kristus Muda”

14 Juni 2026 | 17:03 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber