• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis

Percepatan Peningkatan Populasi Sapi, Kementan Dorong Upsus Siwab di Sumut

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
3 April 2019 | 15:47 WIB
Rubrik: Ekbis

SimadaNews.com-Kementerian Pertanian terus mendorong para peternak di seluruh daerah untuk melakukan percepatan pencapaian target kelahiran sapi dan kerbau secara masif dan serentak agar nantinya mampu mengatasi kebutuhan daging sapi nasional.

Hal ini disampaikan Direktur Kesehatan Hewan Fadjar Sumping Tjatur Rasa saat mewakili Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan pada acara panen jagung dan panen pedet di Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara, Senin (1/4) lalu.

Fadjar menjelaskan, peningkatan produksi merupakan jalan menuju cita-cita lumbung pangan dunia pada tahun 2045 mendatang.

Untuk itu, perbaikan dan evaluasi harus ditingkatkan secara cepat supaya mampu mengimbangi roadmap yang telah ditentukan.

Semua kegiatan UPSUS SIWAB dilakukan oleh petugas di lapangan langsung dilaporkan melalui Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional Terintegrasi (ISIKHNAS). Semua data hasil pelayanan petugas di lapangan dapat langsung dipantau oleh semua pemangku kepentingan.

“Upsus Siwab perlu terus mendapatkan perhatian dan pengawalan agar berdampak pada pemenuhan target IB, kebuntingan dan kelahiran” tegas Fadjar.

Lanjut Fadjar menjelaskan, capaian kinerja program Upsus Siwab sangat fantastis. Hal ini terlihat dari pelayanan Inseminasi Buatan/IB dari Januari 2017 hingga 31 Desember 2018 telah terealisasi 7.964.131 ekor.

Kelahiran pedet mencapai 2.743.902 ekor atau setara Rp21,95 Triliun dengan asumsi harga satu pedet lepas sapih sebesar Rp8 juta per ekor. Nilai yang sangat fantastis mengingat investasi program Upsus Siwab pada 2017 sebesar Rp1,41 triliun, sehingga ada kenaikan nilai tambah di peternak sebesar Rp20,54 triliun.

Menurut Fadjar, Program Upsus Siwab dengan menggunakan Inseminasi Buatan (IB) merupakan salah satu upaya penerapan teknologi tepat guna, sebagai pilihan utama untuk peningkatan populasi dan mutu genetik sapi.

Kegiatan ini, tambahnya, berupa penyebaran bibit unggul ternak sapi dapat dilakukan dengan murah, mudah dan cepat, serta diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para peternak.

Selain melalui IB, juga ada penerapan teknologi tepat guna lainnya yaitu transfer embrio (TE). Melalui kegiatan TE, selain untuk peningkatan mutu genetik juga untuk memperkaya genetik ternak yang ada.

Salah satu yang saat ini sedang diupayakan Pemerintah adalah memanfaatkan teknologi TE untuk memproduksi sapi bibit unggul jenis Belgian Blue yang dikawinsilangkan (crossbreeding) dengan beberapa jenis sapi lokal di Indonesia.

Belgian Blue bukan sapi biasa, pertambahan bobot badannya tinggi sekali, per hari bisa mencapai 1,2 sampai 1,6 kilogram dan saat ini pengembangan jenis sapi ini terus dilakukan.

“’Pembangunan peternakan dan kesehatan hewan saat ini difokuskan pada terwujudnya swasembada protein hewani” tegasnya.

Fadjar juga menyampaikan keberhasilan percepatan peningkatan populasi ternak sapi/kerbau Upsus Siwab harus didukung oleh antara lain aspek kesehatan reproduksi, pemenuhan pakan, ketersediaan semen beku, sumber daya manusia dan sarana inseminasi buatan (IB) serta distribusinya, dan pengendalian pemotongan betina produktif.

Berdasarkan data ISIKHNAS pada periode 2017-2018 sebesar 47,10 persen atau terjadi penurunan pemotongan ternak ruminansia betina produktif yang dipotong pada tahun 2017 sebanyak 23.078 ekor menjadi 12.209 ekor di tahun 2018.

Dampak Upsus Siwab dirasakan, selain untuk percepatan peningkatan populasi sapi, juga dapat mengubah pola pikir peternak untuk beternak secara serius dan bersama (kelompok) sehingga lebih menguntungkan bagi peternak.

“Melalui kegiatan panen pedet, akan terlihat komitmen pemerintah daerah untuk menggalakkan Program Upsus Siwab” ujar Fadjar.

Page 1 of 2
12Next
Peristiwa

Lima Pemilik Sabu dan Ganja Ditangkap, Polisi Sita 139 Paket Narkoba di Pematangsiantar

4 Juni 2026 | 23:06 WIB
Peristiwa

Diduga Sebarkan Video Asusila Mantan Pacar, Dua Warga Bintangbayu Dilaporkan ke Polres Sergai

4 Juni 2026 | 20:21 WIB
Sudut Pandang

Hadiri Pelantikan Panitia GAMKI, Wesly Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kepemimpinan Pemuda

4 Juni 2026 | 19:53 WIB
Peristiwa

Kejari Simalungun Perkuat Pengawasan Dana Desa Melalui Program Jaga Desa di Dolok Batu Nanggar

4 Juni 2026 | 17:44 WIB
Peristiwa

Wesly Silalahi Dapat Apresiasi BPKP atas Komitmen Cegah Korupsi di Pemko Pematangsiantar

4 Juni 2026 | 17:07 WIB
Peristiwa

Dua Pekan Tanpa Identitas, Jenazah Perempuan Misterius Akhirnya Dimakamkan Polsek Bandar Huluan

4 Juni 2026 | 16:37 WIB
Peristiwa

Penjual Mie Goreng di Pematangsiantar Ditemukan Meninggal Tergantung di Dalam Rumah

4 Juni 2026 | 11:24 WIB
Peristiwa

Rismaida br Siahaan Ditemukan Meninggal di Kedainya! Ternyata Dirampok, Pelaku Ditangkap saat Sembunyi di Hotel Nadia Siantar

4 Juni 2026 | 10:08 WIB
Peristiwa

Tekan Risiko Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Pemko Tebing Tinggi Siapkan Langkah Konkret

4 Juni 2026 | 09:47 WIB
Peristiwa

Ops Antik Toba 2026, Polres Tebing Tinggi Ungkap 19 Kasus Narkotika dan Amankan 24 Tersangka

3 Juni 2026 | 20:57 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber